banner kontest

banner kontest

Sabtu, 24 Januari 2015

Scritp 1 - insiden benteng karimun

“ Ayo kawan-kawan Serang, kita tunjukkan kekuatan kerajaan serigala!!!”, teriak Nurdin, pemimpin kerajaan serigala yang menunggangi kuda, diapit oleh kedua orang setianya kedua saudara kembar cakra dan cokro nurdin merasa bahwa hari ini adalah hari kemenangannya. “Ho!!!”, teriak prajurit-prajurinya terbakar semangatnya. Semua pasukan bergerak ke benteng karimun salah satu pertahanan kerajaan elang. kerajaan serigala sendiri terkenal dengan pasukan kuda legendaris dari barat.

Di benteng karimun, seorang prajurit berlari tergopoh-gopoh, “Tuan!!!, ada pasukan dalam jumlah besar menuju benteng kita!!!”, ucapnya terbata-bata. “Apa katamu?, segera berlarilah kekerajaan elang untuk meminta bantuan, tegas sapto sang ketua benteng karimun yang juga adik ratu kerajaan elang. Sapto yang berbadan besar dengan kumis sangar pun gentar karena saat itu pasukan intinya ditarik karena mendapat undangan jamuan karena adanya pesta yang diadakan kerajaan elang karena rasa syukur atas hasil kerajaannya tahun ini, saptopun berencana menyusul pasukan intinya beberapa jam lagi karena dia ingin menyelesaikan pembangunan menara pemantau didekat benteng karimun.
Kerajaan elang merupakan kerajaan yang makmur, diperintah oleh wanita bernama namiah. Kerjaan ini menjadi musuh abadi kerajaan serigala karena suatu alasan dimasa lalu. Saat ini keadaan kerajaan sangat meriah diselingi lagu dan penari yang membuat semua sangat bahagia.

Di malam hari pasukan serigala tiba dengan 2000 pasukan tempur, benteng karimun telah menyiapkan pasukan pertahanan dengan tameng disertai tombak, pasukan berpedang, dan pasukan berpanah. Pasukan berperisai disertai tombak ada pada barisan paling depan, dilanjutkan pasukan berpedang dan pasukan berpanah diatas benteng. “Jangan pernah gentar!!!,” Kata sapto kepada pasukannya, pasukan sapto saat ini berjumlah 500 orang di benteng. “Apapun yang terjadi benteng ini harus tetap kokoh berdiri, kita tunjukkan kekuatan benteng karimun yang sulit ditembus!!!”’ teriaknya lagi. “ Strategi elang jawa harus tetap kokoh ! strategi ini mengkombinasikan antara pertahanan dan penyerangan, dimana pertahanan harus kuat dan harus dapat melakukan penyerangan sambil bertahan dengan baik.

“ Cakra, siapkan pasukan panah kita !!!  gunakan strategi serigala malam, strategi ini membagi 2 pasukan cakra menjadi 2 bagian. Cakra berdiri ditengah kedua pasukan utamanya bersama 20 orang pasukan intinya sambil membawa tongkat kayu dan pedang. Jarak pasukan cakra tidak terlalu jauh dari pasukan perisai benteng karimun. Sementara divisi pasukan cokro dengan kuda yang lebih besar bersiap berdiri di belakang garis pasukan cakra sambil menunggu aba-aba.

“Di mana pasukkan bantuan, kenapa belum sampai!!!” kata sapto di dalam ruang benteng kepada kepala pasukan berpedang”sudah tidak ada waktu, kita harus bertahan”, katanya kembali. Dia menuju ke menara utama yang belum selesai dibangun dan berteriak “ tunjukkan kemampuan terbaik kalian pasukanku, jangan buat malu kerajaan elang, kita harus tetap berdiri untuk mempertahankan kerajaan ini !!!”, “ho!!!” kata semua pasukan benteng karimun bersemangat.

Di bawah bulan sabit, terlihatlah seseorang pria dengan jubahnya menggenggam sebuah kujang berlumur darah, dibawah kakinya tergeletak prajurit benteng karimun yang ditugaskan khusus memberi kabar kepada raja kerajaan elang. “Hahaha… kita mulai pertunjukkannya !!!”, kemudian pria misterius berlambang kelelawar ini berlari cepat menuju arah benteng karimun, dimana perperangan akan berlangsung. Bersambung…


Rabu, 14 Januari 2015

Perbandingan sampo bayi jonson dan cusson

Shampoo adalah salah satu kosmetik pembersih rambut dan kulit kepala dari segala macam kotoran, baik yang berupa minyak, debu, sel – sel yang sudah mati dan sebagainya(1).
Sebuah shampoo secara teknis dirancang untuk membersihkan kulit kepala dari sebum dan mencegah perkembangan folikel dan dermatitis seboroik. Sampoo dimaksudkan untuk membersihkan rambut dari sebum, komponen keringat, produk perawatan rambut, dan kotoran dari lingkungan(2).Sedangkan untuk shampoo bayi harus tidak menyebabkan iritasi pada mata dan dirancang sebagai agen pembersih ringan, karena bayi menghasilkan sebum yang terbatas. Shampoo ini menggunakan deterjen dari kelompok amfoter, seperti betain. Deterjen sebenarnya bertindak sebagai obat bius dan mematikan jaringan mata untuk mencegah rasa perih. Dengan demikian, kerusakan mata bisa terjadi jika sampoo bayi sengaja diperkenalkan ke mata, tapi rasa perihnya tidak terlalu berarti kecuali efek anestesi sampo tidak lagi hadir(2).
     Sediaan sampoo yang baik harus memenuhi persyaratan, antara lain : Dapat mencuci rambut serta kulit kepala secara keseluruhan, tidak toksik dan tidak menimbulkan iritasi / perih di mata bayi, kandungan surfaktannya tidak membuat rambut dan kulit kepala menjadi kering karena sebum pada kulit kepala bayi sedikit, memiliki konsistensi yang stabil, dapat menghasilkan busa dengan cepat, lembut, dan mudah dibilas dengan air, setelah pencucian rambut harus mudah dikeringkan, harga relatif murah(3). Jenis – jenis shampoo :
1.      Shampoo cair jernih
a.       Shampoo yang didasarkan pada fatty alcohol sulfates
b.      Shampoo yang didasarkan pada berbagai detergen
c.       Soap shampo
2.      Shampoo dalam bentuk krim
3.      Shampoo dalam bentuk gel
4.      Shampoo dalam bentuk kering(4).
Beberapa formulsai pada shampoo bayi untuk mengurangi perih pada mata :
a.       Menyesuaikan pH shampoo dengan pH air mata dan dibuat dengan menyesuaikan
keadaan kulit kepala.
b.      Menggunakan satu surfaktan atau dikombinasi untuk membuat iritasi yang sangat
kecil.
c.       Menggunakan surfaktan anionik dalam bentuk polietoksilat sintesis glikolemak dan
atau polietoksilat sintesis monogliserida, dimana surfaktan menetralkan kepedihan
mata dari surfaktan yang lain tanpa membuat pengaruh anestesi dari alkil polietoksilat
atau alkil fenol polietoksilat(5).

Pada setiap kemasan harus dilengkapi dengan penandaan, antara lain :
1.      Keterangan kegunaan
2.      Cara penggunaan
3.      Peringatan dan keterangan lain yang dipersyaratkan(6).
I.                   Pembahasan
Ada 2 shampoo bayi yang di bandingkan, yaitu Cossons Baby dan Johnson’s Baby. Berikut komposisinya tiap shampoo
Cossons Baby
Johnson’s Baby
Aqua
Lauryl Glucoside
Sodium Lauryl Sulfate
Polysorbate-20
Cocamidopropyl Betaine
Citric Acid
Sodium Benzoate
Parfum
PEG-150 Distearate
Tetrasodium EDTA
Ethilhexyl Methoxycinnamate
Dietylamino Hydroxybenzoyl HexylBenzoate
Panthenol
Persea Gratissima (Avocado Oil)
Cl 47005
Cl 15985

Water
Coco-glucoside
Sodium lauroamphoacetate
Sodium Laureth sulfate
Citric acid
Polysorbate 20
PEG-80 Sorbitan Laurate
Sodium Benzoate
PEG-150 Distearate
Fragrance
Polyquaternium-10
CI 47005
CI 15985


  1. Cussons Baby
a.       Penggunaan
Basahi kulit kepala bayi, tuangkan shampoo secukupnya, bilas dg lembut.

b.      Penandaan
No.Bacth tidak tertera

c.       Pemerian Bahan
1.      Aqua Purificata
H2Oadalah air yg dimurnikan yg diperoleh dengan destilasi, perlakuannya meggunakan penukar ion, osmosis balik, atau proses lain yg sesuai. Tidak mengandung zat tambahan lain.
Pemerian : cairan jernih, tiak berwarna, tidak berbau, pH 5,0-7,0 , penyimpanan dalam wadah tertutup rapat
2.      Sodium Lauril Sulfat ( CH3(CH2)10CH2OSO3NA )
Pemerian : Hablur, kecil, berwarna putih, atau kuning muda, agak berbau khas
Kelarutan : Mudah larut dlm air, membentuk larutan opalesen
Penyimpanan : dalam wadah tertutup baik(7).
BM 288,38, Titik leleh 204-207 Derajat Celcius
Keamanan penggunaan secara luas di bidang farmasetikal oral dan topikal(8).
3.      Asam Sitrat ( CH2(COOH)C(OH)(COOH)CH2COOH )
Pemerian : hablur bening, tidak berwarna atau serbuk hablur, granul sampai halus, putih, tidak berbau atau praktis tidak berbau, rasa sangat asam, bentuk hidrat mekar di udara kering
Kelarutan Sangat mudah larut dalam air, mudah larut dlm etanol, agak sukar larut dlm eter.
Penyimpanan dalam wadah tertutup rapat
4.      Sodium Benzoat ( C7H5NaO2 )
Pemerian : Granul atau serbuk hablur, putih, tidak berbau, atau praktis tidak berbau, stabil di udara
Kelarutan : Mudah larut dalam air, agak sukar larut dalam etanol dan lebih mudah larut dalam etanol 90%  
Penyimpanan dalam wadah tertutup baik
5.      Polysorbatum 20
adalah ester laurat dari sorbitol dan anhidridatnya berpolimerasi dengan lebih kurang 20 molekul etilen oksida utk setiap molekul sorbitol dan anhidrida sorbitol.
Pemerian : cairan, kuning muda hingga coklat muda, bau khas lemah
Kelarutan : larut dlm air, dlm etanol, dalam etil asetat, dlm metanol dan dlm dioksan, tdk larut dlm minyak mineral
Penyimpanan : Wadah tertutup rapat(7).





6.      Persea Americana
Sinonim Persea gratissima Gaertn.
Pohon tinggi 3 m sampai 10 m, ranting teguh berambut halus, daun berdesakan di ujung ranting, bu dar telur, menjangat, mula2 berambut pada kedua belah permukaannya, lama2 mjd licin. Buah berbentuk bola lampu sampai berbentuk bulat telur(9).

d.      Fungsi bahan
Aqua                                             : Pelarut
Lauryl Glucoside                          : Surfaktan
Sodium Lauryl Sulfate                  :   Surfaktan
Polysorbate-20                              :   Emulsifer
Cocamidopropyl Betaine              :   Surfaktan anionik
Citric Acid                                                :   Pengangkat lemak
Sodium Benzoate                          :   Pengawet
Parfum                                          : Pewangi
PEG-150 Distearate                      :Emulsifier and thickening agent
Tetrasodium EDTA                      :Chelating agent
Ethilhexyl Methoxycinnamate      :   Pelindung dari sinar matahari
Dietylamino Hydroxybenzoyl
BenzoatePanthenol                       :   Pelindung dari sinar matahari
Persea Gratissima (Avocado Oil)  :   Menguatkan akar rambut, melembabkan
Cl 47005                                       :   Pewarna
Cl 15985                                       :   Pewarna

  1. Johnson’s baby shampo
    1. Penggunaan
Usapkan pada rambut basah lalu bilas

    1. Penandaan
Jauhkan dari jangkauan anak-anak

    1. Pemerian bahan
1.      Water
Pemerian : Cairanjernih, tidakberwarna, tidakberbau, tidakberasa
2.      Coco-glucoside
Pemerian : Cairanagakkentalsepertiminyak
3.      Sodium Laureth sulfate
Pemerian : Serbukatauhablur, warnaputihataukuningpucat, baulemahdankhas
4.      Citric acid
Pemerian : Hablurtidakberwarnaatauserbukputih, tidakberbau, rasa sangatasam, agakhigroskopik, merapuhdalamudarakeringdanpanas
5.      Polysorbate 20
Pemerian : Cairanagakkentalsepertiminyak, jernih, kuning, baukhas
6.      PEG-80 Sorbitan Laurate
Pemerian : Cairanagakkentalsepertiminyak, jernih, kuning, bauasamlemakkhas
7.      Sodium Benzoate
Pemerian : Butiranatauserbukhablur, putih, tidakberbauatau hamper tidakberbau
8.      PEG-150 Distearate
Pemerian : Serpihputih, berbau, agar keruhdalam air, jernihdalamlarutan yang mengandungsurfaktan
9.      Polyquaternium-10
Pemerian : Cairanjernih, tidakberwarnaataukuningpucat


    1. Fungsi bahan
Water                                      :   Pelarut
Coco-glucoside                       :   Surfaktan, pengentaldanpembentukbusa
Sodium Laureth sulfate          :   Surfaktan
Citric acid                               :   pH balance
Polysorbate 20                                    :   Surfaktandan fragrance
PEG-80 Sorbitan Laurate       :   Surfaktandanpelembut
Sodium Benzoate                    :   Pengawet
Fragrance                                :   Pewangi
PEG-150 Distearate                :   Pengentaldanpelembut
Polyquaternium-10                  :   Pelembut
CI 47005                                 :   Pewarna (kuning)
CI 15985                                 :   Pewarna (sunset yellow)






II.                Kesimpulan
Dari 2 produk yang dibandingkan bisa diambil beberapa kesimpulan, diantaranya :
Cussons Baby
Johnson’s Baby
Menggunakan lebih dari 2 surfaktan
Menggunakan lebih dari 2 surfaktan
Menggunakan bahan alam yaitu avocado oil
Tidak menggunakan bahan alam di dalam produknya
Menggunakan 2 pewarna yang sama yaitu CI 47005 dan CI 15985
Menggunakan 2 pewarna yang sama yaitu CI 47005 dan CI 15985
Pewangi yang digunakan tidak disebutkan
Pewangi yang digunakan tidak disebutkan


III.             Daftar Pustaka


  1. Tranggono, R.I.S., Latifah, F., 2007,Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik, Jakarta: GramediaPustaka Utama.
  2. Draelos, Z.D., 2010, Essentials of Hair Care Often Neglected: Hair Cleansing.International Journal of Trichology, Official journal of The Hair Research Society of India, 2(1): 24-29.
  3. Mita, S.R, dkk., 2009,Pengembangan Ekstrak Etanol Kubis (Brassica oleracea var. Capitata l) Asal Kabupaten Bandung Barat dalam Bentuk Sampo Antiketombe terhadap Jamur Malassezia furfur, Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Padjadjaran, Bandung.
  4. Putra, Herri., 2009,Pra Rancangan Pabrik Pembuatan Shampoo Dengan Bahan Baku Sodium Lauryl Ether Sulfonat Kapasitas Produksi 8.000 ton/Tahun, Universitas Sumatera Utara, Medan.
  5. Anonim, 1995,Farmakope Indonesia Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta,hal. 595, 686-687.
  6. Anonim, 1979,Farmakope Indonesia Edisi III,Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
  7. Anonim, 1978,Materia Medica Jilid II, Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Jakarta,hal. 70.